Diare atau mencret adalah penyakit yang sering kali menyerang bayi dan anak-anak. Diare pada bayi tentu berbeda dengan diare yang dialami orang dewasa, jika bayi bunda terkena diare maka harus segera ditangani dan diobati. Karena bisa jadi diare pada bayi keadaannya lebih buruk dan berbahaya. Jika tidak ditangani dengan benar dapat menyebabkan kematian.
![]() |
| images from google |
Hayyu Pernah Terserang Diare Disentri
Hal ini juga yang terjadi pada Hayyu saat dia berumur 8 bulan. Pada saat itu, saya belum benar-benar ngeh akan bahaya diare ini Bunda. Maka saat Hayyu terserang diare, neneknya mengatakan itu sangat wajar, bahasa jawanya ngenteng-ngentengi, mau pinter atau apalah, menurut orang dulu ya seperti itu lah Bunda. Saya pun percaya dan tidak khawatir, berharap sembuh sendiri. Tapi hari berikutnya kok tubuh Hayyu menjadi demam dan fesesnya berubah cair dan terjadi lebih dari 5 kali di pagi hari aja. Padahal yang disebut diare yaitu fesesnya lembek dan cair terjadi 3 kali dalam 24 jam. Akhirnya saya benar-benar cemas, saya membawanya ke bidan deket rumah. Tapi keadaan Hayyu tidak lebih baik Bunda. Malah di dalam feses Hayyu terdapat lendir darah. Yang artinya Hayyu terserang Diare Disentri (akan saya bahas lagi di postingan saya berikutnya). Akhirnya besoknya saya dan suami sepakat membawa Hayyu ke dokter spesialis anak setelah malamnya suami yang baru pulang kerja melihat kondisi Hayyu yang semakin lemas dan nangis terus. Orang tua mana yang tega melihat keadaan anaknya seperti itu ya Bunda. Alhamdulilah setelah menebus resep dari DSA, kondisi Hayyu sudah pulih dalam waktu 4 hari.
Gejala-gejala Diare Pada Bayi:
Jaga kebersihan tangan Anda dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum memegang bayi, bersihkan juga secara teratur tangan bayi bunda, potong kukunya secara teratur, jangan biarkan bayi bunda menghisap jari-jarinya dan yang terakhir adalah menjaga kebersihan alat makan bayi.
Dan apabila diarenya disertai dengan lendir darah seperti terjadi pada Hayyu, putri saya, segera bawa ke dokter spesialis anak ya bunda.
Gejala-gejala Diare Pada Bayi:
- Fesesnya cair.
- Frekuensi BABnya meningkat dari yang biasa 2 – 5 kali sehari menjadi tiga kali lipatnya atau bahkan lebih dari itu ya Bunda.
- Kadang disertai muntah dan atau bahkan demam.
- Bayi kita jarang buang air kecil yang menandakan bayi terkena dehidrasi.
- Kalau udah begitu, bisa diambil kesimpulan kondisi bayi kita saat terkena diare menjadi lemas.
- Tetap aja Bunda berikan ASI agar tidak dehidrasi. Pastikan cairan yang masuk ke tubuh bayi adekuat. ASI diberikan perlahan tapi terus menerus tanpa henti selama sekitar 10 – 30 menit.
- Pemberian oralit untuk bayi harus atas petunjuk dokter.
- Bila bayi sudah makan, beri dia makanan yang mudah dicerna seperti pisang dan kentang.
- Bila bayi tidak minum ASI tetapi minum sufor, sedikit encerkan takarannya.
Jaga kebersihan tangan Anda dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum memegang bayi, bersihkan juga secara teratur tangan bayi bunda, potong kukunya secara teratur, jangan biarkan bayi bunda menghisap jari-jarinya dan yang terakhir adalah menjaga kebersihan alat makan bayi.
Dan apabila diarenya disertai dengan lendir darah seperti terjadi pada Hayyu, putri saya, segera bawa ke dokter spesialis anak ya bunda.

diare memang sering menyerang anak-anak apalagi balita ya Bu. Mudah-mudahan diare jenis berbahay seperti disertai lendir dan darah tidak lagi menyerang Hayyu. Salam kenal. Kunjung balik ya...
BalasHapusiya betul banget bund .... salam kenal balik, maaf baru bls komennya, soalnya saya juga baru aktif ngeblog lagi
Hapusdiare kalo di biarkan bisa bahaya loh mbakkkk,, eh apa kabar nya ?
BalasHapusalhamdulilah baik, maaf baru bls setelah 3 tahun, emailnya lupa, ini baru ketemu
HapusFesesnya cair.. feses apaan ya mbak.. hehehe saya beneran nggak tau loh mbak... bukan BAB kan feses itu
BalasHapusoke fix, bener mas:d
Hapusdulu tetanggaku ada yg Bayinya kena Diare, ternyata karena botol susunya msh terisi susu yang sudah basi... itu juga katanya kalo diminum oleh bayi bisa menyebabkan diare ... :)
BalasHapusbetul banget, harus pinter2 jaga kebersihan ya, apalagi untuk botol susu, dulu sih biasanya waktu hayyu masih minum dot, botolnya nggak cuman dicuci aja, tetapi juga dimasak di dlm air gitu sampai air mendidih
Hapuswah terimakasih info yang bermanfaat buat para bunda yang lain kalau terdapat gejala bayinya seperti itu ...
BalasHapussama2 mbak
Hapus